1. Perbedaan sifat asam dan sifat basa

No.

Sifat Asam

Sifat Basa

1.

 

2.

3.

Senyawa asam memiliki rasa asam, contohnya jeruk nipis.

Menghasilkan ion H+ dalam air.

Dapat bereaksi dengan logam

Senyawa basa terasa pahit, contohnya sabun.

Menghasilkan ion OH dalam air.

Dapat bereaksi dengan asam dan

 

 

4.

 

menghasilkan oksida logam (karat) dan gas H2

Bersifat korosif dan berbahaya terkena kulit (pada keadaan pekat)

menetralkan sifat asam

 

Umumnya terasa licin di tangan dan bersifat korosif pada keadaan p

2. Garam adalah senyawa ionik yang terdiri dari ion positif (kation) dan ion negatif (anion), sehingga membentuk senyawa netral (tanpa bermuatan). Garam terbentuk dari hasil reaksi asam dan basa.

3. Beberapa cara menguji sifat larutan.

  1. Identifikasi dengan Kertas Lakmus

Ada dua jenis kertas lakmus, yaitu lakmus merah dan lakmus biru.Di dalam asam, lakmus biru berubah menjadi merah dan lakmus merah tetap berwarna merah. Di dalam basa, lakmus merah berubah menjadi biru dan lakmus biru tetap berwarna biru. Larutan netral tidak mengubah warna kertas lakmus.

  1. Identifikasi dengan Indikator alami

Indikator alami seperti : bunga kembang sepatu, bogenvil, kunyit, kulit manggis, kubis ungu atau jenis bunga-bungaan yang berwarna dapat memberikan warna yang berbeda dalam larutan yang bersifat asam dan basa (Wasis, 2008: 53) seperti pada gambar dibawh ini;

Dibawah ini adalah tabel perubahan warna lakmus setelah ditambahkan indikator:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s